Friday, December 07, 2012

Mobil Bung Karno pada tahun 1945


Ada sebuah mobil buatan tahun 1939 bermerk “Buick 2 Phaetons”. Mobil ini teronggok di Museum Gedung Juang Menteng 31. Banyak cerita soal mobil ini. Yang menarik katanya: Alkisah, sesudah Bung Karno memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Sebagai negara yang baru membebaskan diri dari penjajahan, jelas pemerintah RI tidak memiliki apa-apa, kecuali semangat merdeka. Gedung-gedung masih dikuasai tentara Jepang, yang telah menyatakan bertekuk lutut kepada Sekutu. Senjata paronomasia hanya sebagian kecil yang berhasil direbut dari tentara Jepang. Bung Karno yang secara aklamasi dipilih sebagai presiden, juga belum punya kantor, bahkan masih tinggal di rumah sendiri, belum bisa masuk Istana Rijswijk di depan Lapangan Ikada. Demikian juga kelengkapan untuk Presiden, seperti mobil dan pasukan pengawal belum ada. Menyadari perlunya kendaraan bagi seorang presiden, Sudiro (nantinya menjadi Walikota Jakarta) ingin 'berburu' mobil bagi presidennya. Sudiro tahu, mobil yang terbagus di Djakarta waktu itu dimiliki oleh seorang pejabat Jepang. Mobilnya itu bahkan lebih hebat dari yang dipakai atasannya, Gunseikan (Kepala Pemerintahan Pendudukan Jepang) atau Saiko Sikikan (Panglima Tertinggi Balatentara Jepang). Mobil itu bikinan Inggris bermerek Buick, dengan 7 tempat duduk. Mobil bercat hitam yang masih mengkilat itu tampak mewah dan kaca belakang dihias dengan kain halus. Jalannya mulus tanpa suara, karena masih baru. Mobil itu oleh pemiliknya diparkir di kantor Departemen Perhubungan. Ketika Sudiro ke sana, dilihatnya sopirnya sedang duduk di dekat mobil. Sudiro segera meminta si sopir untuk menyerahkan kunci mobil. Tentu saja si sopir kaget dan menolak. Akhirnya ia bersedia menyerahkan kunci mobil itu. Pasalnya, Sudiro mengatakan mobil ini untuk Presiden (Bung Karno). Kepada sopir itu Sudiro memberi uang 300 rupiah gum ia segera pulang ke tempat asalnya, Kebumen. Setelah si sopir pergi, Sudiro yang telah memegang kunci mobil itu baru ingat bahwa ia belum bisa menyopiri mobil..
Apa betul itu mobil Bung Karno ? Jawabnya kurang lebih demikian. Tapi rasanya cerita diatas bukan mobil ini yang dimaksud. Mungkin mobil lain. Kalau mobil ini, Bung Karno dapat dari pemerintahan militer, kemungkinan sejak tahun 1943. Mobil inilah yang dipakai Bung Karno tanggal 7 Agustus 1945 saat menghadap di Gunsekan yang diterima oleh Jenderal Nishimura karena akan segera dibentuknya PPKI. Ini ada dalam film Nampo Hodo Nippon Eigasha Djakarta dengan kode No.43 ESTRA. Tampak dari capture, foto kanan atas saat mobil tiba dan kanan bawah saat sopir membukakan pintu dan Bung Karno keluar. Masih bisa terlihat dari foto-foto sebelah kanan No Plat Mobil B 7295. Foto sebelah kiri atas, pada tahun 80-an mobil ini yang pernah jadi milik orang lain dan rusak, diperbaiki serta bisa jalan. Dalam salah satu hari kemerdekaan dicoba diikutkan dalam pawai. Rupanya sudah bobrok sehingga dipinggirkan dan didorong. Foto kiri bawah, dari internet  perusahaan Buick yang menginformasikan secara rinci  Buick 2 Phaetons tahun 1939. Ada kemungkinan seperti informasi yang perlu diteliti lebih lanjut kalau mobil ini dizaman Belanda adalah mobil dinas direktur De Javasche Bank ?

9 Comments:

Blogger Rushdy Hoesein said...

Banyak masih yang terbius kalau menganggap masa peralihan dari zaman Jepang kemasa RI (Agustus 1945) sangat kontras yang disebut zaman Revolusi Kemerdekaan. Padahal tidak demikian. Fading itu sangat mulus dan hampir tidak terjadi gejolak. Semua berjalan normal. Gejolak sosial baru terjadi setelah tentara sekutu tiba (akhir September-Oktober 1945) . Periode ini dikenal sebagai "Zaman Bersiap"...terjadilah gelora yang memunculkan krisis sosial dan teror seperti pembakaran, perampokan dan penganiayaan-pemerkosaan diantara unsur masyarakat. Korbannnya terbesar etnik tertentu

10:47 PM  
Blogger Rushdy Hoesein said...

Sebagai tokoh yang bekerja sama dengan Jepang, Bung Karno mendapat surat keterangan untuk kebal dari gangguan Kempetai. Surat ditempel dikaca mobil. (lihat foto kanan bawah).

10:47 PM  
Blogger Ramdan Panigoro said...

Salam Pak Hoesein

Temen saya orang Belanda menganggap Soekarno itu boneka Jepang, bagaimana menurut Pak Hoesein?

Salam
Ramdan

2:02 AM  
Blogger Rushdy Hoesein said...

Engga juga ah...Itu cuma kampanye asing untuk menjatuhkan beliau.

1:35 PM  
Blogger Aris Fourtofour said...

Kalau boleh tau, gimana ya sekarang kondisi mobil Bung Karno ? Dimanakah keberadaan Mobil itu sekarang ?

6:44 AM  
Blogger Agnes Natasya Sekar said...

Ada dan terawat baik, di museum Gedung Djoeang, jln Menteng raya 31..

12:37 AM  
Blogger Agnes Natasya Sekar said...

Ada dan terawat baik, di museum Gedung Djoeang, jln Menteng raya 31..

12:37 AM  
Blogger Robby Djojosaputro said...

Tgl 16-8-13 kemariin, mobil ini dikeluarkan dari museum utk ikut kirab ke museum Naskah dan ke patung Proklamator... Ada 7 mobil kuno ppmki yg mengikutinya dibelakang mobil Buick ini....

5:32 AM  
Blogger Abu sigly Ahlussunnah waljamaah said...

sakit demam menghapus dosa
thaks u sobat ya

2:15 AM  

Post a Comment

<< Home