Monday, January 01, 2007

Bung Karno muncul pada cover Time 23 Desember 1946

23 Desember 1946, 60 tahun yang lalu, Presiden Soekarno muncul sebagai Cover majalah Time. Cover Storynya oleh TIME Correspondent Robert Sherrod diceritakan : Soekarno seorang Indonesia dengan tinggi badan 5 ft 8 in, dengan wajah pribumi terhitung ganteng. Bahasa Indonesianya begitu baik sehingga mendapat julukan si Kamus Indonesia. Dia adalah seorang Orator dimana Sherrod telah mengirim gambar untuk kulit muka. Pada gambar ini, tampak Soekarno sedang berpidato dihadapan 5.000 orang wanita. Pada umumnya dia berpidato sekitar 65 menit. Kadang dipakainya sebuah kaca mata baca untuk membaca sebuah tulisan. Saya belum pernah melihat seorang orator yang dengan mudahnya dan meyakin mempengaruhi para pendengarnya. Soekarno berpidato pada awal secara lambat dilanjutkan bagai sebuah senapan mesin. Terkadang dia menjulurkan jarinya kearah para pendengar, kemudian bertolak pinggang lalu mengurangi nada suaranya. Para pendengar yang penuh ketertarikan, tertawa bersamanya, serius mendengarkan, bersimpati padanya saat dikatakannya dirinya baru saja sembuh dari sakit sehingga perlu menggunakan mantel (mantel dilepas sesudah setengah jam kemudian). Salah satu pidatonya :”Idealnya kita memiliki mobil untuk setiap orang. Saya baru saja menerima surat dari seorang gadis yang bercita-cita menjadi pilot pesawat udara. Itu bagus, cantumkan cita-citamu setinggi bintang dilangit. Kita bisa tertawa, kita bisa makan, pada suatu hari nanti kita juga punya pakaian. Tapi cita2 kita sukar tercapai secara mudah. Kita harus berjuang untuk itu ! “. Pabila selesai berpidato, para pendengarnya menyanyikan sebuah lagu kebangsaan “Indonesia Raya” Nadanya mengambil dari lagu Boola, Boola. Refrainnya adalah : “Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku, Disanalah aku berdiri, menjadi pandu ibuku”….Pada setiap akhir pidatonya, tangannya lalu dikepalkan dan dengan suara geledek diucapkannya : “Merdeka, Merdeka, Merdeka !”. Para pengikutnya segera mengikuti berteriak kata yang sama. Kata ini terpampang pada papan propaganda, seperti halnya “Heil Hitler” dalam propaganda Nazi. Soekarno saat itu diberi gelar “Bapak Kemerdekaan” Tulisan ini secara singkat juga menjelaskan riwayat hidup Soekarno, mulai dari masa kecil, mahasiswa ITB dan kemudian terjun kedunia politik, dan akhirnya jadi Presiden RI yang pertama.

7 Comments:

Blogger rizli said...

punya soft copy ato hasil scan edisi tahun itu gak?

4:31 AM  
Blogger jelmo said...

wajar. waktu dibuang ke bangka dia ngajar teater. ilmu teaternya itu yang dipake buat pidato

8:59 PM  
Blogger Rushdy Hoesein said...

Ada

6:34 PM  
Blogger Rushdy Hoesein said...

Bung Karno juga nulis naskah sandiwara waktu di Flores

6:35 PM  
Blogger prinx.lancyp said...

boleh ngopi soft copy artikelnya? kalau boleh PM ke googooxmilis@gmail.com. makasih ya..

9:37 PM  
Blogger 中島美嘉mika said...

That's actually really cool!!AV,無碼,a片免費看,自拍貼圖,伊莉,微風論壇,成人聊天室,成人電影,成人文學,成人貼圖區,成人網站,一葉情貼圖片區,色情漫畫,言情小說,情色論壇,臺灣情色網,色情影片,色情,成人影城,080視訊聊天室,a片,A漫,h漫,麗的色遊戲,同志色教館,AV女優,SEX,咆哮小老鼠,85cc免費影片,正妹牆,ut聊天室,豆豆聊天室,聊天室,情色小說,aio,成人,微風成人,做愛,成人貼圖,18成人,嘟嘟成人網,aio交友愛情館,情色文學,色情小說,色情網站,情色,A片下載,嘟嘟情人色網,成人影片,成人圖片,成人文章,成人小說,成人漫畫,視訊聊天室,性愛,a片,AV女優,聊天室,情色

6:59 PM  
Blogger Asrul Sani said...

Problemnya adalah Generasi Muda sekarang banyak yang tidak tahu siapa itu Soekarno, mereka hanya tahu bahwa dia adalah Presiden Pertama Indonesia, dan hanya melihat Soekarno dalam Gambar Gambar besar, tetapi tidak tahu apa dan siapa Soekarno itu sebenarnya.
Karena itu Timbullah ide bagi saya untuk merangkum Literatur Literatur tentang Soekarno yang cukup banyak dan tebal tebal, menjadi sebuah buku yang ringkas dan mudah di pahami bagi orang awam sekalipun, agar Generasi muda bisa tahu dan mengerti siapakah Soekarno itu sebenarnya, Bisa di download dalam bentuk Ebook di http://asrul.blogdetik.com/ebook-memahami-sukarno-untuk-pemula/

11:42 PM  

Post a Comment

<< Home