Wednesday, September 06, 2006

Saksi bisu berumur 79 tahun

Dua foto diatas memperlihatkan sebuah lokasi ruangan yang sama. Yang pertama dibuat pada tanggal 4 September 2006. Sedangkan disebelahnya dibuat pada tanggal 16 Agustus 1927. Ruangan ini adalah lorong pada lantai atas Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang menuju kebagian Ilmu Faal (Physiology). Saksi bisu ini ternyata telah berhasil menyaksikan 2 peristiwa berbeda dengan rentang waktu selama 79 tahun. Pada foto kiri adalah saat Wakil Presiden Jusuf Kalla berkunjung kebagian Faal, berkaitan untuk meresmikan Sasana “Karbol” dalam rangka “Mengenang Pahlawan Nasional Marsda Anumerta Prof Dr Abdulrachman Saleh (dikenal sebagai Pak Karbol)”. Sedangkan foto kanan memperlihatkan saat Gubernur Jenderal Hindia Belanda ACD de Graeff (1926—1931) meresmikan berdirinya GHS (Geneeskundige Hoogesschool) atau Sekolah Tinggi Kedokteran di Batavia saat itu. Sedikit menceritakan tentang Prof Dr Abdulrachman Saleh. Beliau adalah guru besar pada bagian Ilmu Faal FKUI. Putra ke 3 dari Dr Mohammad Saleh (lulusan Stovia th 1911). Setelah lulus sebagai semi arts pada tahun 1937, mengajar di GHS sampai tahun 1942. Kemudian di Ika Dai Gakko (sekolah tinggi kedokteran dizaman Jepang). Setelah itu sebagai guru besar pada Sekolah Tinggi Kedokteran Jakarta maupun setelah cikal bakal FKUI ini me-ngungsi ke Malang dan Klaten di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Pada tahun 1945, bersama dengan Jusuf Ronodipuro, membangun stasiun radio “The Voice of Free Indonesia” Suara Indonesia Merdeka bertempat dibagian Faal FKUI sekarang (merupakan cikal bagkal RRI). Pada tgl 25 Agustus 1945 berbicara Presiden Soekarno dan tgl 29 Agustus 1945 telah pula berbicara Wakil Presiden Mohamad Hatta melalui corong radio ini. Selanjutnya Pak Karbol, mengabdikan dirinya sebagai perwira AURI sampai dengan tahun 1947. Pada tgl 29 Juli 1947, pesawat Dakota yang ditumpanginya ditembak jatuh oleh pesawat P40 Kitty Hawk Belanda didesa Ngoto, Bantul Yogyakarta. Beliau gugur bersama sejumlah awak lainnya. (RSH) .. (lihat artikel Karbol)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home